Cara Melayani Suami

Melayani Suami Sesuai Sunnah

Melayani suami merupakan kewajiban istri, istri shalihah menyadari melayani kebutuhan biologis sang suami merupakan lahan ibadahnya kepada Allah SWT. Menyadari pentingnya hal tersebut seorang istri seyogyanya pandai membahagiakan suami di atas ranjang.

Adab Melayani Suami Sesuai Sunnah

Melayani Suami Sesuai Sunnah
Melayani Suami Sesuai Sunnah

Sebagai umat Rasulullah SAW sudah seharusnya kita melaksanakan sunnah seperti yang telah dicontohkan oleh beliau. Berikut ini cara melayani suami ketika berada di atas ranjang sebagaimana pesan yang di sampaikan Rasulullah:

1. Sesegera Mungkin Memenuhi Ajakan Suami

Tugas sekaligus kewajiban istri adalah membahagiakan suami, maka saat suami meminta Anda untuk melayaninya bersegeralah melakukan permintaan itu.
Dari Thalaq bin Ali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
أَيُّمَا رَجُلٍ دَعَا زَوْجَتَهُ لِحَاجَتِهِ فَلْتَأْتِهِ وَلَوْ كَانَتْ عَلَى التَّنُّوْرِ

“Suami mana saja yang memanggil istrinya untuk memenuhi hajatnya, maka si istri harus/wajib mendatanginya (memenuhi panggilannya) walaupun ia sedang memanggang roti di atas tungku api.”
Merapikan tempat tidur

Tempat tidur merupakan tempat penting untuk beristirahat dan bersenggama melakukan hubungan intim suami istri. Usahakan Anda dapat menjaga kebersihan tempat tidur Anda agar suami merasa nyaman.

2. Selalu Tampil Menarik

Jika istri dapat menjaga nuansa kebersamaan, penuh dengan kemesraan tidak mungkin suami Anda akan berpaling ke lain hati. Usahakan selalu tampil menarik, segar dan wangi ketika suami berada di rumah, jadilah wanita yang diinginkan suami.

3. Tidak Membayangkan Tubuh Lelaki Lain

Walaupun hanya sedikit, Allah melarang bagi wanita untuk membayangkan tubuh laki-laki lain. Alasannya sederhana karena sudah mempunyai suami maka harus menjaga syahwatnya agar tidak tertarik dengan lelaki lain.

4. Selalu Tampil Mempesona di Hadapan Suami

Jika melihat anda penuh dengan kelembutan, kasih sayang dan pesona suami akan merasa berbahagia, beruntung dan bersyukur kepada Allah telah mempunyai istri yang dia idam-idamkan.

Jika Anda merasa suami jarang sekali atau hampir tidak pernah mengajak Anda berhubungan, sebagai ikhtiar coba gunakan gambir serawak Insya Allah halal, bisa Anda coba untuk meningkatkan gairah suami untuk berjima.

5. Tidak Melakukan Hubungan Saat Nifas dan Haid

Agama melarang berhubungan suami istri ketika nifas dan haid hukumnya haram. Secara medis jika melakukan hubungan intim pada saat haid dan nifas akan menimbulkan kesakitan yang luar biasa.bagi sang istri.

6. Hindari Anal Seks

Rasul sudah memerintahakan untuk melakukan hubungan suami istri dengan cara yang baik dan wajar. Anal seks atau berhubungan lewat anus tidak di sunnahkan. Allah menciptakan tubuh manusia beserta fungsinya masing-masing. Anus adalah tempat kotoran bukan tempat bersenggama.

7. Jangan Melihat Bagian Vital Suami

Rasulullah SAW berpesan agar kita tidak melihat bagian vital suami saat berhubungan alasannya hal tersebut dapat meningkatkan syahwat bahkan saat kita sedang tidak melakukan hubungan suami istri.

8. Mengetahui Adab Berhubungan

Mengetahui etika dan adab dalam hubungan merupakan perkara penting agar kita mengetahui cara mana yang di sunnahkan dan yang dilarang Allah SWT

9. Merahasiakan Masalah Ranjang Pada Orang Lain

Membicarakan masalah ranjang dan mengumbar kelemahan suami Anda pada orang lain. tidak boleh dilakukan. Cukup Anda dan suami yang tau mengenai masalah ranjang yang Anda alami, Jadi lebih berhati-hatilah dalam membicarakan masalah sensitive keluaga Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *